Tuesday, February 4, 2014

Zat Yang terkandung Dalam Madu

Madu berkhasiat bagi kesehatan dan kecantikan karena mengandung berbagai zat penting yang dibutuhkan oleh manusia. Madu tersusun atas beberapa molekul gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral. Beberapa mineral yang terkandung dalam madu adalah zat besi, silikon, khlor, kalsium, potasium, fosfor, aluminium, magnesium, kalium, potasium, sodium, klorin, sulfur, dan fosfat. Kadar mineral pada madu berbeda-beda, tergantung pada sumber-sumber mineral tanah tempat tumbuhnya bunga yang disedot oleh lebah-lebah untuk dibuat menjadi madu.
Madu mengandung semua vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh seperti vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nektar dan serbuk sari yang dikonsumsi lebah. Di samping itu, dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga, yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon.
Hm… hebat sekali ya! 
Subhanallah, zat-zat tersebut dalam komposisinya ternyata sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Sungguh Allah SWT telah bermurah hati dengan menciptakan lebah yang menghasilkan madu yang dapat dimanfaatkan oleh manusia.
Kehebatan unsure dan komposisi madu dapat dilihat dari hasil  penelitan berikut ini.
·   Mudah dicerna
Molekul gula pada madu dapat berubah menjadi gula lain (misalnya fruktosa menjadi glukosa). Madu mudah dicerna oleh perut yang paling sensitif sekalipun, walau memiliki kandungan asam yang tinggi. Madu membantu ginjal dan usus untuk berfungsi lebih baik.
·         Rendah kalori
Jika dibandingkan dengan jumlah gula yang sama, kandungan kalori madu 40% lebih rendah. Walau memberi energi yang besar, madu tidak menambah berat badan.
·         Berdifusi lebih cepat melalui darah
Jika dicampur dengan air hangat, madu dapat berdifusi ke dalam darah dalam waktu tujuh menit. Molekul gula bebasnya membuat otak berfungsi lebih baik karena otak merupakan pengonsumsi gula terbesar.
·         Membantu pembentukan darah
Madu menyediakan banyak energi yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan darah. Lebih jauh lagi, ia membantu pembersihan darah. Madu berpengaruh positif dalam mengatur dan membantu peredaran darah. Madu juga berfungsi sebagai pelindung terhadap masalah pembuluh kapiler dan arteriosklerosis.
·         Membunuh bakteri
Sifat madu yang membunuh bakteri disebut “efek inhibisi”. Penelitian tentang madu menunjukkan bahwa sifat ini meningkat dua kali lipat bila diencerkan dengan air. Sungguh menarik bahwa lebah yang baru lahir dalam koloni diberi makan madu encer oleh lebah-lebah yang bertanggung jawab merawat mereka-seolah mereka tahu kemampuan madu ini.
·         Royal jelly
Royal jelly adalah zat yang diproduksi lebah pekerja di dalam sarang. Zat bergizi tinggi ini mengandung gula, protein, lemak, dan berbagai vitamin. Royal jelly digunakan untuk menanggulangi masalah-masalah yang disebabkan kekurangan jaringan atau kelemahan tubuh.


No comments:

Post a Comment